Selain itu, fluktuasi harga jagung pipilan di tingkat petani sering kali merugikan, sehingga petani lebih memilih menjual jagung dalam bentuk basah dengan harga rendah. Kondisi ini mengancam ketersediaan pangan dan stabilitas pendapatan petani. Oleh karena itu, diperlukan suatu program yang holistik mulai dari budidaya yang baik ( Good Agricultural Practices ) hingga diversifikasi produk olahan untuk mewujudkan ketahanan pangan jagung yang berkelanjutan.
1. Signifikansi dan Latar Belakang
Currently, 70% of Indonesian corn comes from rain-fed land (ladang tadah hujan). This is risky. The proposal focuses on adaptive infrastructure . proposal ketahanan pangan jagung
Here is a comprehensive proposal for (Corn Food Security) based on three pillars: Production Sovereignty, Post-Harvest Logistics, and Price Stabilization. Selain itu, fluktuasi harga jagung pipilan di tingkat
Proposal harus merincikan manfaat yang ingin dicapai melalui program ketahanan pangan ini. The proposal focuses on adaptive infrastructure
Sampaikan kondisi riil kebutuhan jagung yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi dan industri peternakan.